loading...

Cara Kerja Malaikat Izrail Mengtahui Kapan Manusia Sudah Tiba Ajal

Cara Kerja Malaikat Izrail Mengtahui Kapan Manusia Sudah Tiba Ajal-Tahukah kita semua bahwa kematian selalu mengintai kita.Tidak ada seorangpun yang bisa lari ketika malaikat pencabut nyawa datang menjemput.Ternyata malaikat maut tidak hanya datang saat nyawa manusia akan dicabut,namun mencapai hingga 70 kali dalam sehari.Itu artinya Izrail menziarahi manusia setiap 21 menit sekali.

http://dayahguci.blogspot.com/2015/11/cara-kerja-malaikat-izrail-mengtahui.html


Hal ini dijelaskan dalam hadist yg diriwayatkan kepada Abdullah Ibnu Abbas Radhiallahu anhu. Dalam sabdanya,Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa Izrail datang dan memperhatikan wajah-wajah manusia yg sedang tertawa-tawa.

Maka berkatalah Izrail : ”Alangkah herannya saat ini aku melihat orang ini,sedangkan aku diutus oleh Allah ta’ala untuk mencabut nyawanya,tetapi dia masih bersenang-senang bergelak tawa”riang gembira.Fakta Menarik tentang senyum

Manusia secara fitrah memang tidak bisa melihat malaikat yang gaib ini,kecuali orang-orang shalih dan orang orang yg dikasihi Allah yg senantiasa ingat akan kematian.Golongan ini tidak lalai dan selalu sadar terhadap kehadiran malaikat maut,karena mereka selalu memperhatikan hadist-hadist Rasulullah SAW yang jelas menjelaskan mengenai perkara-perkara ghaib,terutama perihal kematian dan hubungannya dengan malaikat maut.

Malaikat pencabut nyawa diciptakan Allah SWT dengan wajah empat satu wajah di muka,satu wajah di kepala, satu dipunggung dan satu lagi di telapak kakinya.Malaikat Izrail diberikan kemampuan luar biasa oleh Allah SWT sehingga dari ufuk barat hingga timur bisa dijangkaunya dengan mudah.Izrail memiliki 4.000 sayap dan 70.000 kaki,salah satu kakinya di langit ketujuh dan satu lagi di jembatan yg memisahkan Surga dan Neraka.

Di dalam suatu riwayat di ceritakan bagaimana cara kerja Izrail mengtahui kapan manusia sudah tiba ajalnya:"Allah SWT telah menciptakan sebuah pohon di bawah Arsy yakni sidratul muntaha,dimana daunnya itu sama banyaknya dengan bilangan makhluk yg Allah ciptakan.Jika seseorang itu telah diputuskan ajalnya,maka umurnya hanya tinggal 40 hari dari hari yg diputuskan.

Daun tersebut kemudian jatuh kepada Izrail,dengan begitu Malaikat Izrail mengetahui bahwa tugasnya mencabut nyawa orang yg tertulis pada daun tersebut.Para malaikat menyebutnya sebagai mayat di langit,meskipun hidup manusia tersebut masih 40 hari lagi. Setelah itu,akan jatuh dua titisan dari bawah Arsy pada daun menuliskan mayit langit ini,satu titisan berupa warna hijau dan satu lagi berupa warna putih.

Jika titisan yg berwarna hijau,maka alamatnya celakalah dia dalam menempuh ajal,dan kalau titisan putih jatuh pada daun orang yg nama ditulis pada daun itu,maka pertanda, berbahagialah orang itu saat ajal datang menjemputnya.Ayat Alqur'an Penangkal Sihir

Untuk mengetahui tempat mati,maka Allah menjadikan malaikat Arham.Apabila Allah mencipta sesuatu kelahiran,Dia perintahkan malaikat Arham tersebut masuk kedalam sperma yg berada dalam rahim ibu dengan debu bumi yg akan diketahui di mana ia akan mati,lalu keluarlah seorang hamba itu menuju ke mana saja di pelosok bumi ini.Kemudian pada saat kematian tiba,iapun akan kembali pada tempat pengembalian dari pada debu di mana di situlah ia akan menemui ajalnya. "

Sebagaima firman Allah subhanallahu wa ta'ala :
Allah subhanallah berfirman:"Katakanlah,sekiranya kamu berada dirumahmu,niscaya orang-orang yg telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu,akan keluar juga ke tempat mereka terbunuh...” (Ali Imran : 154).
Baca juga:Inilah 7 godaan Iblis Saat Sakratul Maut

Subhanallah...begitu tertib tata cara kerja Allah SWT yg mungkin tidak akan bisa diterima oleh nalar manusia.Wallahualam bishawab.Semoga kita termasuk golongan orang yg selalu mengingat kematian dan ketika malaikat maut menjenguk kita untuk terakhir kalinya,kita berada dalam keadaan khusnul khatimah (baik di penghabisan).Aamiin Yarabbal 'Alamin

Cara Kerja Malaikat Izrail Mengtahui Kapan Manusia Sudah Tiba Ajal Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abu sigly Ahlussunnah waljamaah